Hari ini rencana kami akan ke Tanah Lot, GWK dan Uluwatu untuk menyaksikan Kecak Dance. Kita menyewa mobil lepas kunci untuk 5 hari yang langsung dikirim ke hotel.
Karena perjalanan yang melelahkan kemarin, setelah sholat subuh kami tidur kembali dan bangun agak siang, sekitar jam 8.30 kita berangkat ke Tanah Lot dengan mampir terlebih dahulu sarapan di rumah makan nasi pecel bu Tinuk, RM ini cukup legendaris yang spesial adalah nasi pecel sayurannya dengan bumbu kacangnya yang gurih dan pedas, ada juga yang tidak pedas bagi yang tidak suka, selain pecel, banyak dan bervariasi lauk2 pendampingnya, jadi bagi yang tidak suka nasi pecel bisa pilih lauk/sayur lain.
Perjalanan dilanjutkan menuju Tanah Lot, musim liburan di Bali kemacetan yang terjadi terutama area kuta luar biasa, jarak ke tanah lot yang hanya 24 KM dari hotel ditempuh dengan waktu 2 jam lebih 😥 akhirnya kita tiba di tanah lot.
Tanah lot ini merupakan komplek pura yang terletak di pinggir pantai, terdapat 2 pura, yang 1 di bukit kecil membentuk pulau kecil jika laut pasang maka tidak bisa dilintasi jalan kaki harus pakai perahu, jika laut lagi surut bisa dilintasi, saat kita tiba laut lagi surut sehingga bisa dilintasi, saat itu juga sedang ada acara keagamaanmelarung sesembahan dan 1 lagi pura diujung bukit bawahnya terbentuk karang bolong.
Setelah puas, kami lanjut menuju GWK (Garuda Wisnu Kencana) jam 1 kita sudah bertolak dari Tanah Lot, ternyata jalanan macet luar biasa, sampai daerah jimbaran jam 16.30, ketemu masjid, kita pun sholat dahulu disitu, berhubung waktu sudah sore, kita lewatkan GWK dan lanjut ke Pura Uluwatu untuk menyaksikan sunset dan kecak & fire dance yang sudah kita beli tiketnya untuk jam 18.00.
Namun lagi2 kita telat tiba karena macet luar biasa, tiba di Pura Uluwatu sudah jam 18.25, sempat pasrah tiket kecaknya akan hangus jadi hanya bisa menyaksikan sunset.
Tiba diloket penukaran tiket kecak jam 18.30, Alhamdulilah petugasnya malah menyarankan untuk masuk di show ke2nya yakni jam 19.15 dan tiket tidak hangus, kita pun lega dan bisa tersenyum lebar 😀
Akhirnya show pun dimulai, cerita yang ditampilkan dalam pertunjukan mengenai cerita mahabarata dengan latar penculikan shinta yang akhirnya berhasil diselamatkan oleh Hanoman dan Rama.
Setelah selesai kita pun kembali ke hotel, sempat mampir ke pelataran parkir GWK, GWK nya sendiri sudah tutup karena sudah jam 10 malam, kitapun lanjut ke hotel untuk beristirahat.
![]() |
| Kolam Renang Hotel Tusita |
Karena perjalanan yang melelahkan kemarin, setelah sholat subuh kami tidur kembali dan bangun agak siang, sekitar jam 8.30 kita berangkat ke Tanah Lot dengan mampir terlebih dahulu sarapan di rumah makan nasi pecel bu Tinuk, RM ini cukup legendaris yang spesial adalah nasi pecel sayurannya dengan bumbu kacangnya yang gurih dan pedas, ada juga yang tidak pedas bagi yang tidak suka, selain pecel, banyak dan bervariasi lauk2 pendampingnya, jadi bagi yang tidak suka nasi pecel bisa pilih lauk/sayur lain.
![]() |
| Pecel Bu Tinuk |
Perjalanan dilanjutkan menuju Tanah Lot, musim liburan di Bali kemacetan yang terjadi terutama area kuta luar biasa, jarak ke tanah lot yang hanya 24 KM dari hotel ditempuh dengan waktu 2 jam lebih 😥 akhirnya kita tiba di tanah lot.
Tanah lot ini merupakan komplek pura yang terletak di pinggir pantai, terdapat 2 pura, yang 1 di bukit kecil membentuk pulau kecil jika laut pasang maka tidak bisa dilintasi jalan kaki harus pakai perahu, jika laut lagi surut bisa dilintasi, saat kita tiba laut lagi surut sehingga bisa dilintasi, saat itu juga sedang ada acara keagamaanmelarung sesembahan dan 1 lagi pura diujung bukit bawahnya terbentuk karang bolong.
![]() |
TANAH LOT |
Setelah puas, kami lanjut menuju GWK (Garuda Wisnu Kencana) jam 1 kita sudah bertolak dari Tanah Lot, ternyata jalanan macet luar biasa, sampai daerah jimbaran jam 16.30, ketemu masjid, kita pun sholat dahulu disitu, berhubung waktu sudah sore, kita lewatkan GWK dan lanjut ke Pura Uluwatu untuk menyaksikan sunset dan kecak & fire dance yang sudah kita beli tiketnya untuk jam 18.00.
Namun lagi2 kita telat tiba karena macet luar biasa, tiba di Pura Uluwatu sudah jam 18.25, sempat pasrah tiket kecaknya akan hangus jadi hanya bisa menyaksikan sunset.
![]() |
| Sunset at Pura Uluwatu |
Tiba diloket penukaran tiket kecak jam 18.30, Alhamdulilah petugasnya malah menyarankan untuk masuk di show ke2nya yakni jam 19.15 dan tiket tidak hangus, kita pun lega dan bisa tersenyum lebar 😀
Akhirnya show pun dimulai, cerita yang ditampilkan dalam pertunjukan mengenai cerita mahabarata dengan latar penculikan shinta yang akhirnya berhasil diselamatkan oleh Hanoman dan Rama.
![]() |
| Tari Kecak & Fire Dance |
Setelah selesai kita pun kembali ke hotel, sempat mampir ke pelataran parkir GWK, GWK nya sendiri sudah tutup karena sudah jam 10 malam, kitapun lanjut ke hotel untuk beristirahat.
Tag : Tanah Lot, Uluwatu, Kecak & Fire Dance, Pecel Bu Tinuk, sunset at pura uluwatu

















































